Menu
TECHNICAL SEO

Cek Canonical URL

Periksa canonical sebuah halaman dan lihat apakah tag canonical tersedia, dapat dibaca, serta konsisten dengan URL yang sedang diperiksa.

Tool gratis memakai kuota penggunaan IDZ SEO. Setelah pemeriksaan selesai, laporan PDF snapshot dapat diunduh langsung.

Ilustrasi canonical URL website dan target canonical
Ilustrasi edukatif. Angka, URL, score, posisi, dan persentase pada gambar bukan hasil pemeriksaan aktual website Anda.
0/100

Hasil pemeriksaan akan muncul di sini.

PEMERIKSAAN

Yang diperiksa tool ini

Rel canonical
Target canonical
Self-reference
HTTP halaman
Indexability context
Hasil rule-based
VISUAL EDUKATIF

Canonical membantu konsolidasi variasi URL

Beberapa variasi URL dapat menunjuk ke satu canonical utama. Visual ini adalah contoh konsep dan bukan rekomendasi otomatis untuk setiap kasus duplicate URL.

Konsolidasi beberapa URL menuju satu canonical

Visual di atas hanya membantu menjelaskan konsep. Semua hasil, angka, URL, status, dan rekomendasi aktual tetap berasal dari mesin IDZ SEO dan data website yang benar-benar diperiksa.

PANDUAN

Apa itu canonical URL?

Canonical adalah petunjuk pada HTML yang membantu mesin pencari memahami URL mana yang dianggap sebagai versi utama ketika konten yang sama atau sangat mirip dapat diakses melalui beberapa alamat. Tag ini biasanya ditulis sebagai <link rel="canonical" href="..."> di bagian head halaman.

Apa yang diperiksa Canonical Checker?

IDZ SEO mengambil URL yang Anda masukkan, membaca HTML, mencari rel canonical, lalu membandingkan target canonical dengan URL halaman. Tool juga menampilkan status HTTP dan konteks indexability agar canonical tidak dinilai terpisah dari kondisi halaman.

Apakah canonical harus selalu self-reference?

Pada banyak halaman indexable, canonical self-referencing merupakan konfigurasi yang umum dan membantu memperjelas URL utama. Namun canonical yang mengarah ke URL lain dapat memang disengaja, misalnya pada versi duplikat. Karena itu hasil checker harus dibaca sesuai tujuan halaman, bukan sebagai aturan yang selalu memaksa canonical kembali ke dirinya sendiri.

Kapan canonical perlu diperiksa?

Periksa setelah migrasi domain, perubahan permalink, pemasangan plugin SEO, penggunaan parameter URL, pagination, atau ketika Google memilih canonical berbeda dari yang Anda harapkan. Kesalahan target canonical dapat membuat sinyal halaman terkonsolidasi ke URL yang tidak dimaksudkan.

Lanjutkan dengan site audit

Checker ini memeriksa satu halaman. Untuk menemukan canonical kosong, canonical conflict, atau pola canonical lintas banyak URL, gunakan full-site crawler IDZ SEO melalui Project.

Masalah yang sering ditemukan

  • Canonical tidak tersedia atau kosong.
  • Canonical menunjuk ke URL redirect, error, atau versi protokol/host yang salah.
  • Canonical berbeda dengan URL utama yang diumumkan melalui sitemap.

FAQ

Apa itu canonical URL?

Canonical adalah sinyal yang membantu mesin pencari memahami URL utama ketika ada beberapa URL yang sama atau sangat mirip.

Apakah canonical harus selalu menunjuk ke halaman itu sendiri?

Tidak selalu. Self-canonical umum digunakan, tetapi cross-canonical dapat disengaja pada kasus duplikasi. Yang penting targetnya valid dan sesuai strategi URL.

Bagaimana jika canonical berbeda dengan URL sitemap?

Perbedaan itu perlu diperiksa karena sitemap idealnya berisi URL utama yang ingin dipertahankan. Pastikan canonical, internal link, redirect, dan sitemap tidak memberi sinyal yang saling bertentangan.